Pemkot Bontang Siapkan Anggaran Rp332 Miliar untuk Tangani Banjir Tahun 2026

Dalam upaya melawan ancaman banjir yang kerap menghantui, Pemerintah Kota Bontang telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp332 miliar. Anggaran ini dijadwalkan untuk disalurkan pada tahun 2026 dan ditujukan khusus untuk penanganan banjir, yang telah lama menjadi isu sentral di berbagai wilayah.
Distribusi Anggaran Tangani Banjir Bontang 2026
Dalam rincian anggarannya, sebagian besar dana, yakni sekitar Rp304 miliar, dialokasikan untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang. Sebagai sektor penanggung jawab utama, Dinas PUPR diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai program dan proyek strategis dalam upaya penanggulangan banjir.
Sisanya, sebesar Rp28 miliar, akan didistribusikan ke beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Di antaranya adalah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan), serta tiga kecamatan lainnya.
Peran Dinas PUPR dalam Penanggulangan Banjir
Dinas PUPR Kota Bontang berperan sebagai leading sector dalam penanganan banjir. Dengan anggaran terbesar, mereka memiliki tugas penting untuk merancang dan menerapkan berbagai program dan proyek yang strategis. Mulai dari pembangunan infrastruktur penahan banjir, peningkatan sistem drainase, hingga program penanaman pohon di area rawan banjir.
Keterlibatan OPD lain dalam Penanggulangan Banjir
Walaupun Dinas PUPR menjadi leading sector, namun penanganan banjir bukan hanya tanggung jawab mereka semata. Beberapa OPD lainnya juga memiliki peran penting. Misalnya, Dinas Perkimtan yang bertugas mengatur perumahan dan kawasan permukiman agar lebih tahan terhadap banjir.
Kemudian, tiga kecamatan yang mendapatkan bagian dari anggaran juga memiliki peran strategis. Mereka bertugas untuk melakukan koordinasi dan pengawasan dalam implementasi program-program penanggulangan banjir di wilayah masing-masing.
Strategi Penanggulangan Banjir
Strategi penanggulangan banjir yang dilakukan oleh Pemkot Bontang melibatkan berbagai aspek. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan sistem drainase, penanaman pohon di area rawan banjir, hingga pengaturan perumahan dan kawasan permukiman. Semua ini dilakukan dengan satu tujuan utama, yaitu menjaga kota Bontang agar tetap aman dari ancaman banjir.
- Pembangunan infrastruktur penahan banjir
- Peningkatan sistem drainase
- Program penanaman pohon di area rawan banjir
- Pengaturan perumahan dan kawasan permukiman